Berganti Peran

Rutinitas setelah kelulusan tidaklah banyak perbedaan. Masih menyoal tentang pendidikan; tentang memanusiakan manusia. Yang berbeda hanyalah peran; mengajarkan dan diajarkan. Setelah selama hampir 17 tahun lamanya berperan sebagai yang diajarkan, sekarang tibalah masa dimana aku yang mengajarkan.

Advertisements

Aku lulus

Setelah menempuh pendidikan selama hampir 5 tahun di universitas kebanggaan, Universitas Negeri Medan, akhirnya pada tanggal 5 juli 2018 resmi dikukuhkan menjadi seorang sarjana pendidikan. Rasa bangga, bahagia, lega, serta haru menjadi satu pada hari yang dinanti oleh setiap mahasiswa/i.

Tak lupa pula rasa khawatir untuk setiap tanggung jawab yang melekat pada gelar yang telah didapat.

Lalu untuk para dosen,pembimbing dan penguji, terimakasih untuk ilmu yang berguna serta momen menegangkan saat sidang. Serta terimakasih yang setinggi-tingginya untuk orang tua, tanpa doa dan kerja keras kalian, pendidikan hanyalah impian. Terakhir, untuk teman dan para wisudawan, nikmati kelulusan dan selamat menjadi pengangguran :p

Aku, 5 juli 2018, Universitas Negeri Medan

#latepost

Jangan marah ya

Aku mau minta maaf ke kamu
Aku udah lancang
Aku nyimpan potretmu diam-diam
Ratusan; bohong
Ribuan potret keindahanmu
Semuanya jelas dalam benakku
Tolong jangan marahin aku
Aku cuma diajarin buat nyimpan baik-baik suatu yang berharga; biar gak hilang katanya.

Aku, 3 Mei 2018

Picture from Map028.com

Inginku dan Namamu

Jika ditanya inginku
Akan ku jawab namamu
Aku ingin menyebutkan namamu
Jika kamu bolehkan tentu

Namamu akan ku selipkan dalam puisi tentang keindahan seorang hawa
Pun akan ku sebutkan dalam obrolan dengan diriku sendiri; tentang jatuh cinta
Biar saja orang tau itu kamu; tak mengapa
Sungguh aku ingin sekali saja
Boleh ya?

Aku, 3 Mei 2018

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑