Elegi Pagi

Pagi ini terasa berat. Udaranya bercampur dengan embun rindu yang ditinggalkan malam, yang kemudian diuapkan oleh sang surya dan segera saja sendu mendiami setiap sudut hati. Aromanya menyesakkan dada, memaksa untuk menyapa dia diujung sana.

Selamat pagi pemilik hati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: