Precious Memory

Aku ingin sekali kembali saat kita baru saja saling mengutarakan rasa. Senyum yang selalu tercipta setiap kali membaca pesan singkatmu, detak jantung yang kian terasa saat mendengar voice note darimu dan sisa malam itu ku habiskan dengan senyum bahagia. Bahkan saat aku menulis inipun aku masih tersenyum mengingatnya. 22 february 2015 until now, aku masih milikmu.

Keindahanmu mengekalkan rasa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: