Nama

Kamu, sosok jingga di kala senja. Indah rupa bertahta di atas sana. Kamu, tokoh dalam imaji tak bertepi. Ingin miliki namun tak berani.

Kemana angin menderu, kesanalah ia membawa rindu. Untuk tiap-tiap temu yang tak mampu, tiap-tiap asa yang tiada. Resah yang menjadi gelisah, debar yang berubah hambar.

Nelangsa tak seharusnya berkuasa di atas rasa. Indahnya canda dan tawa berdua tak seharusnya menjadi hampa.

Andai, hanyalah harap yang tak tercapai. Waktu tak mampu mengabulkan rindu menghadirkan temu. Angan, hanyalah ratapan tak bertuan. Terabai sepi dan sendiri disudut hati. Yang tersisa hanyalah nama dalam jiwa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: