Akulah Itu

Rinduku itu pecundang,
Ia datang berjuang untuk menang
Namun kembali sebelum mengetuk pintu hati; tak bernyali
Cintaku itu pendusta,
Ia berkata-kata soal rasa dengan bangga
Namun hilang kemana seolah tak pernah ada; tak berhati

Bukan, bukan mereka tapi aku
Akulah itu, yang berkata rindu tapi tak menjadikan temu
Akulah itu, yang berkata cinta tapi tak menjadikan nyata
Akulah pecundang tak bernyali
Akulah pendusta tak berhati

Aku, 17 Maret 2018

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: